Sebagai developer saya rasa istilah Git sudah tidak asing lagi, Git merupakan distributed version control system artinya version control yang media penyimpanan tidak hanya pada satu komputer saja. Dengan menggunakan Git akan memudahkan developer untuk bekerja dengan developer lainnya dalam suatu tim selain itu penggunaan Git akan membuat aplikasi lebih mudah untuk di Deploy, untuk mengetahui apa saja kegunaan Git dalam proses pengembangan perangkat lunak silahkan mengikuti tautan yang saya sertakan di akhir artikel.

Git <em>commit message</em>

Salah satu hal yang paling penting dalam penggunaan Git adalah commit message. Commit message digunakan untuk menandai suatu perubahan yang dilakukan pada baris kode tertentu, commit message juga digunakan untuk melihat riwayat dari suatu suatu baris kode atau secara keseluruhan.

Maka dari itu penulisan commit message diharuskan dapat menjelaskan mengenai perubahan apa yang dilakukan, hal ini akan memudahkan kerja team karena setiap anggota menjadi mengerti kenapa terjadi perubahan pada kode. Namun menentukan commit message tidaklah mudah karena setiap orang dalam satu team memiliki gaya sendiri dalam penulisan.

Pertama kali belajar Git

Tahun 2018 merupakan awal saya belajar menggunakan Git, pada saat itu tidak terpikir menganai bagaimana menuliskan commit message yang dapat dengan mudah dimengerti orang lain, pokoknya asalkan menurut saya sudah mendeskripsikan perubahan yang saya lakukan maka itu sudah benar.

Misal saya merubah kode untuk melakukan bug fixing maka yang saya tulis adalah ‚ÄúBug fix‚ÄĚ namun ini tidak baik karena tidak secara jelas mendeskripsikan apa yang telah saya lakukan.

Commit message versi 2

Di akhir tahun 2018 saya mendapatkan kesempatan untuk mengikuti bootcamp Binar Academy, saya termasuk siswa di Batch 8 dari Yogyakarta. Pada waktu itu ada 1 pertemuan di khususkan untuk membahas Git, salah satunya topik yang dibahas adalah bagaimana menuliskan commit message, disana saya dikenakan dengan commit conversion.

Commit conversion merupakan suatu ketetapan dalam menulis commit message yang di sepakati, di ketahui dan di terapkan oleh seluruh anggota tim, dengan adanya ketetapan bersama, seluruh anggota tim diharapkan akan membentuk suatu standarisasi yang nantinya akan memudahkan tim dalam bekerja, Berikut ini adalah penulisan commit message yang saya lakukan.

Commit message versi 3

Beberapa bulan yang lalu tepatnya di bulan Oktober 2020 saya mencoba untuk menerapkan commit convention yang baru saya pelajari dari conventionalcommits.org disana dijelaskan mengenai bagaimana cara penulisan yang sesuai dan kenapa harus di tulis seperti itu, selain itu ada beberapa tools pendukung yang mana memanfaatkan commit convention yang telah ditulis, misalnya membuat changelog secara otomatis.

Menurut saya ini adalah format yang paling sesuai sampai saat ini untuk diterapkan dalam proses pengembangan perangkat lunak. Contoh dari aturan penulisannya adalah sebagai berikut.

<type>[optional scope]: <description>[optional body][optional footer(s)]

Benar, setelah saya terapkan saya menjadi lebih mudah mengerti tentang apa saja riwayat perubahan dari kode yang saya tuliskan.

Jika tertarik untuk belajar lebih lanjut silahkan kunjungi tautan yang saya sertakan di paling bawah.

Bagaimana seharusnya menuliskan commit message?

Sebagai rangkuman dari artikel singkat yang saya tulis kali ini, kunci dari penulisan commit message adalah penulisan secara deskriptif dan singkat sehingga mudah dipahami oleh diri dan orang lain sendiri di masa depan.

Resources

Original post from Medium on December 12, 2020