Cara Mudah Setting Kamera Seperti Professional - Asdita Prasetya

Cara Mudah Setting Kamera Seperti Professional

Cara Mudah Setting Kamera Seperti Professional

Setiap kamera baik DSLR/SLR, mirrorless ataupun kamera smartphone memiliki 3 unsur penting yang dapat mempengaruhi foto atau video yang dihasilkan, jika kita pintar memadukan 3 unsur penting kamera kita bisa membuat karya yang keren atau bahasa gaulnya epic, tanpa harus bergantung pada mode otomatis yang ada dalam kamera, tiga unsur yang penting dalam kamera adalah Shutterspeed, Apature dan ISO.
3 unsur utama dalam kamera
3 unsur utama dalam kamera

Shutterspeed
, digunakan untuk mengatur kecepatan seberapa cepat kamera menangkap suatu gambar atau juga sebarapa cepat shutter dikamera membuka dan menutup.

Gambar dengan motion blur
Gambar dengan motion blur
Semakin tinggi kalian mengatur shutterspeed semakin sedikit motion blur dan semakin gelap gambar yang akan didapatkan, semakin rendah pengaturan shutterspeed semakin banyak motion blur dan semakin terang gambar yang ditangkap kamera.

Motion blur, blur dalam gerakan

Shutterspeed tinggi biasanya digunakan untuk objek yang bergerak dengan cepat, untuk video menggunakan shutterspeed tinggi menghasilkan gambar yang pergerakannya tidak natural karena kekurangan blur, mata kita biasanya melihat gerakan dengan blur dengan tanpa blur kita akan merasa ada sesuatu yang kurang.

shutterspeed kamera
Shutterspeed pada kamera
Untuk menghasilkan gambar dengan motion blur yang sempurna bisa menggunakan rumus fps x 2 ­= Shutterspeed, Jika shooting dengan fps 60 maka Shutterspeed yang sesuai adalah 1/120, 25fps 1/50 dan yang mendekati.

Apature, Mengatur lebar lensa terbuka, semakin lebar maka semakin banyak cahaya yang dapat masuk dan semakin kecil maka semakin sedikit pula cahaya yang masuk, besar bukaan pada lensa ditunjukkan dengan f-stop semakin kecil angka yang tertulis semakin besar bukaan, semakin besar semakin kecil bukaan, jangan bingung ya.

F-stop range
f-Stop Range ( source )

Lensa yang memiliki Apature rendah dapat menghasilkan Depth of Field ( DOF ) atau bahasa gampangnya fokus ke satu objek dan yang lainnya buram, selain itu gambar yang dihasilkan akan lebih terang. Contoh Apature rendah f 1.8, f 1.4, f 1.2.

Apature dan DOF ( source )
Jika Apature tinggi maka akan menghasilkan gambar yang gelap dan fokus ke semua objek, biasanya digunakan untuk mengambil gambar landscape.

ISO, Mengatur sebarapa sensitif sensor untuk menangkap cahaya, semakin tinggi nilai ISO semakin terang gambar yang dihasilkan, tapi jika terlalu tinggi dalam mengatur ISO maka akan menghasilkan noise.
Noise, hidung titik-titik hitam yang ada pada gambar
Usahakan menjaga ISO tetap rendah, tapi kemampuan setiap kamera berbeda, ada kamera yang walaupun dengan ISO tinggi tidak mengahasilkan noise.

ISO pada gambar ( source )
Kunci yang terahir adalah pergi keluar dan berlatih menyeimbangkan 3 faktor utama dalam kamera dan temukan gayamu sendiri, tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. 
logoblog
Asdita Prasetya
Asdita Prasetya Updated at: 8/03/2017

11 komentar

  1. Dari dulu pengen belajar fotografi, tapi sampai sekarang belum ngerti gini-ginian hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. disimpen dulu mas, jadiin catatan hehe

      Hapus
  2. ini emang dasar ilmu fotografi, saya juga dapet materi gini pas masuk komunitas. katanya kalau ini aja gak ngerti maka langkah-langkahlainnya bakal amburadul

    BalasHapus
  3. Waduh! Nggak belajar yang begini sih, biasanya asal jepret aja
    terima kasih ilmunya bos

    BalasHapus
  4. Aku masih belum bisa menghafal shutter speed sama apature. Cuman yang gampang di inget tuh ISO. Udah tua kali ya, makanya ngapalin 2 komponen aja susah bener, padahal lagi suka2nya sama fotografi nih. Ada saran g gimana gampangnya biar bisa hafal dan inget soal shutter speed sama apature?

    BalasHapus
    Balasan
    1. DIbikin catetan, terus praktekin, semakin banyak praktek pasti makin jago

      Hapus
  5. Save dulu lah, kalau udah punya kamera bisa aku praktekin, biasanya sering pagang tapi punya temen, semoga bisa punya sendiri..he

    BalasHapus
  6. Nambah ilmu lagi tentang fotografi.. Kalo saya pegang kamera, pasti auto.. Ngak berani ngutak ngatik.. Hahaha

    BalasHapus
  7. wew keren. Eh tapi saya nga punya kamera DSLR/SLR simpen dulu deh kali aja besok-besok dapet rejeki buat beli kamera DSLR wkwkwkwk

    BalasHapus