Think Before Share - Asdita Prasetya

Think Before Share

Think before share

Sosial media menurut wikipedia adalah sebuah media Online yang penggunanya dapat dengan mudah untuk berpartisipasi, berbagi, berdiskusi dengan orang lain tanpa harus bertatap muka. Di zaman yang serba modern sosial media tidak bisa lepas dari kehidupan manusia, selalu ada saja yang bisa dibagikan di sosial media. Contoh sosial media adalah path, kita bisa membagikan apa yang sedang kita lakukan mulai dari lagu yang kita dengarkan, film yang kita tonton sampai lokasi kita berada. Selain itu juga ada facebook yang sering kita gunakan sebagai media untuk menuliskan isi hati. Lalu instagram untuk membagikan foto liburan, OOTD, promosi barang.

Sosial media dapat menjadi bumerang bagi orang yang tidak bijak dalam menggunakannya, karena kebebasannya membagikan suatu belakangan ini sosial media semakin dipenuhi dengan berita hoax yang tidak dapat dipertanggung jawab kan benarannya, sebagian Citizen yang tidak tahu tentang berita itu juga turut membagikannya ulang.

Banyak orang yang masuk bui karena membuat berita yang menggandung fitnah maupun berita palsu. Selain sang pembuat berita yang bisa masuk bui kamu yang menyebarkannya juga bisa di seret ke bui. Hal ini sudah diatur dalam Pasal 28 ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang isinya
Setiap orang dengan sengaja, dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
Hukumannya bagi mereka yang menyebarkan berita bohong dan menyesatkan adalah penjara maksimal selama 6 tahun dan/atau denda maksimal 1 milyar Rupiah. ( jika salah tolong dikoreksi )

Bagaimana masih mau menyebar berita yang tidak tahu asalnya ? maka dari itu sebagai Citizen yang baik kita harus melakukan survei untuk memastikan berita yang akan kita bagikan benar valid atau hanya berita bohong.
kenali berita hoax
Kenali berita hoax
Kenali sumber, apakah sumber berita benar yang akan kita bagikan benar valid atau hanya berasal dari screenshoot/status facebook/postingan blog yang tidak jelas sumbernya, jangan bagikan jika menemukan hal yang seperti ini.

Cek kebenaran berita, tidak semua website terpercaya membagikan berita yang benar. Sebelum kita membagikan berita di akun sosial media kita cek dulu kebenarannya, untuk melakukan pengecekan biasanya aku mencari di google apakah berita yang di pos di website A sama dengan kebanyakan berita yang ada, atau kalian bisa melakukan  pengecekan di halaman Indonesia Hoaxes yang secara konsisten memberikan klarifikasi mengenai hoax yang beredar.

berita hoax
Contoh berita dengan sumber tidak jelas
Jika berita sudah terbukti benar jangan terburu – buru untuk membagikannya, pikirkan dengan matang apakah berita yang akan kita bagikan bermanfaat atau tidak, apakah orang lain akan merasa terbantu dengan berita yang kita bagikan.

Bijaklah dalam menggunakan sosial media, gunakan sosial media untuk hal yang bermanfaat, membagikan semangat, berbagi keceriaan dan mengutarakan pendapat yang dapat dipertanggung jawab kan. 

[ UPDATE ] : Situs membahas berita hoax atau tidak suatu berita KLIK DISINI
logoblog
Asdita Prasetya
Asdita Prasetya Updated at: 10/15/2016

39 komentar

  1. akhir-akhir ini banyak banget berita hoax. ini jelas nyebelin banget. kadang berita sama judul juga gak nyambung. yang kayak gini harusnya dimusnahin aja

    BalasHapus
  2. berita hoax sekarang nyebar dimana mana.
    ga cuma di website tapi juga di youtube.
    sumpah kesel banget ama berita-berita receh youtube.

    anehnya malah masuk trending topik.

    BalasHapus
  3. betul sekali gan,,,kita sebagai pembaca,,memang harus dituntut untuk teliti dalam membagikan sebuah artikel,,,jangan sampai kita menjadi perpanjangan tangan berita yang mengandung Fitnah,,,

    BalasHapus
  4. Bener banget nih. Sekarang sosial media banyak banget disalahgunakan. Salah satunya buat menyebar berita fitnah dan hoax. Mereka yang nggak tahu asal share aja tanpa tabayun terlebih dahulu. Harus pikir-pikir ulang pokoknya kalau mau share berita, apalagi kalau sumbernya gak jelas.

    BalasHapus
  5. Beneran nih, aku juga (begonya) sering banget kemakan berita-berita nggak jelas asal-usulnya hehe.

    Contohnya berita pns itu yang buka lowongan di tahun 2016. Yang ngeshare banyak banget mulai dari grup kampus sampe temennya Mama. Udah yakin dan buka situsnya ternyata nggak bisa. Eh, setelah cari info asli dari website sumber, itu berita hoax. PHP banget kan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebagai generasi muda, kita harus bisa mengedukasi orang2 yang belum bisa mnegerti tentang etika dalam share berita, jangan sampai ketipu berita hoax.

      Hapus
    2. ga nyangka ya adit sekarang jadi orang bijak wkwk

      Hapus
  6. Bener banget nih... Jaman skrg bnyak bgt org yg gak ada kerjaan bikin berita hoax, kasian yg kurang teliti bisa gampang bgt ketipu. Tips yg diatas juga bagus tuh, bisa bgt dipakai buat jaga2 kalo suatu saat ragu sama suatu berita.
    Pokoknya sebagai netizen yg baik kita wajib hati2 di internet

    BalasHapus
  7. Beneerrrrr bgt tuh Dis. Kadang miris melihat bgitu gampangnya orang share postingan di fb dan lainnya. Moga kita bijak ya dlm hal ini. Blogger terutama jg hrs pandai mmilih postingan yg baik dan benar. Sing selamet weh lah, ngeri klo sdh terkait penyebaran berita hoax atau bhkan tersangkut pidana

    BalasHapus
  8. Iya jaman sekarang memang banyak artikel-artikel menyesatkan yg beredar di socmed. Jadi ya kita harus cermat dan baca baik-baik dulu sebelum share atau menyebarkan artikel tersebut. Jangan sampai kita ikut-ikutan jadi tukang membodohi amsyarakat wkwkwk...

    BalasHapus
    Balasan
    1. amit amiit deh jadi orang yang ikut nyebarin berita hoax :D

      Hapus
  9. Di zaman kek sekarang ini gak boleh nelen mentah mentah berita yg lagi heboh ya. Harus jadi netizen pinter. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus giat2 belajar juga kalo mau pinter :D

      Hapus
  10. Ini hal yang memprihatinkan karena banyak orang Indonesia mudah percaya begitu saja. Saya juga pernah bahas ini di blog http://www.burungkumkum.com/2015/06/jangan-mau-dibodohi-media-kampret.html

    Mulai memanas sejak Pilpres kemarin berita-berita hoax. Yg bisa dilakukan hanya mengedukasi orang-orang terdekat sih biar ga terjerumus ke dalam kesesatan informasi.

    BalasHapus
  11. Sebenarnya, menurut pandangan gue yang hanya orang biasa ini. Perkembangan Social Media memang pada awalnya difungsikan untuk mempererat hubungan antara yang jauh menjadi dekat.

    Tapi, akibat fitur kemajuan teknologi, media online mengkombinasikan untuk membagikan ke social media, supaya mendapatkan pengunjung yang lebih banyak. Bahkan, sampai hal yang sejatinya nggak nyata, bisa jadi perbincangan di social media. Karena, itulah misinya.

    Nah, sejak itulah, social media juga jadi ikut-ikutan untuk melatarbelakangi supaya media bisa dishare ke platform social media. Tujuannya ya apa lagi?

    Makanya, sekarang banyak berita HOAX di mana-mana. Mungkin ini sudah ada sejak lama, tapi kalo dulu masih belum ada org yg senekat sekarang. Bahkan, nggak jarang gue nemuin judulnya apa, isinya apa.

    Setuju seperti yg dirimu bilang. Harus pandai menyikapi apapun konten sebelum dibagikan ke social media atau apapun layanan lainnya.

    Nice post.

    BalasHapus
  12. Ini yang sangat penting menurut gue supaya orang gak jadi ragu bahwa ini berita beneran atau hoax. Salah satu peran penting yang harus dilakukan bersama, termasuk blogger. Kadang postingan ngasal demi kejar rating tanpa tau faktanya.

    BalasHapus
  13. Kembali ke pribadi masing-masing sih kalau menurutku. Kalau orangnya emang cuek sama berita-berita yang ngga masuk akal (hoax) mungkin mereka nggak bakal nyebarin.

    Tapi akhir-akhir ini sosial media memang sudah sering disalahgunakan. Apalagi Youtube. Konten video sudah nggak kayak dulu lagi.

    Yang penting kita jangan sampe ikut-ikutan nyebarin atau bikin berita yang nggak bener di sosial media, hukumannya ngeri juga soalnya.

    BalasHapus
  14. Wah baru tau nih. Ada web indonesia hoaxes.. nanti bisa pake itu buat ngecek. Thanks lo info nya.

    Iya bener baget.. harusnya orang2 yg suka ngeshare link berita itu baca blog ini.

    Sebel bgt gua skrg di fb isinya link semua.. apalagi deket pilkada begini wah makin gencar dah.

    BalasHapus
  15. Sekarang di facebook banyak banget berita hoax yang ga tau asal usulnya, dan hebatnya lagi banyak orang yang tercuci otaknya dan mengklaim bahwa berita itu benar, irosnis banget dah

    BalasHapus
  16. Komenkuu blm dibalaaaassss. Yah pokoknya hati2 lah dlm mnulis konten. Pake etika. Kita jg sesama blogger bs saling mngingatkan satu sama lain, krn manusia tak pernah luput dari salah dan lupa ... #bijakeeaaa

    BalasHapus
  17. yap.....hoax itu memang sudah menjadi sesuatu yang "biasa" di indonesia kita ini, tanpa kita sadari hoax itu sangat berbahaya bagi NKRI.

    untuk itu, bener kata lo, jangan langsung percaya sama orang yang ngasih berita nggk jelas di medsos, apalagi di FB, sering gue liat dengen lugunya banyak orang-orang yang percaya berita yang nggk jelas faktanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. terutama anak2 dibawah umur, mereka langsung percaya dengan berita yang mereka lihat, dan tidak jarang langusng membagikannya.

      Hapus
  18. Kayaknya penyebar berita hoax ini udah mulai sejak jaman pilpres kemaren, dan makin parah aja. Media kalo udah dipegang sama orang2 'bodoh' bisa bahaya banget. Kadang kesel juga liat temen yg ngeshare berita hoax gitu tanpa dicek dulu, apalagi di fesbuk, banyak banget tuh -_-

    BalasHapus
  19. setuju sekali :) semoga kedepannya semua orang lebih bijak dan tidak asal share ataupun sekedar mengamini informasi yang tidak jelas

    BalasHapus
  20. Jaman tambah maju, pastinya ada sisi positif dan negatifnya.
    Dulu sebelum ada internet, kalau mau dapet berita ya harus baca koran atau nonton berita di TV, sekarang? Kita bisa dapet informasi g cuman dari Indonesia, berita luar negeri pun bisa diakses dengan mudah hanya dengan internet.

    Cuman ya itu tadi, kok yah masih banyak dari pengguna internet yang g kroscek dulu sebelum share. Dan lucunya nih, tingkat pendidikan g jamin seorang pengguna medsos bisa dengan cermat dan bijak dalam membagikan informasi via internet. Suka sedih sama orang2 kayak gini, duh.. guna sekolah buat apa kalau nyatanya sama berita hoax aja ketipu.

    Btw, aku bersyukur banget terjun ke dunia blogger, karena ngeblog dan berkenalan dengan blogger2 lain, wawasan aku bertambah tentang media sosial dan sejenisnya, jadi lebih smart kalau mau share info atau berita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semakin gampang berbagi informasi jadi banyak juga informasi yang tidak benar mudah menyebar

      Hapus
  21. Adis... Komen komen kami dibalas dong.. Jadi kami bisa nyambung pembicaraan... Hahaha. Please jgn dicuekin .. Syedih.. :). Pokoknya medsos itu gmn kita yg pake. Klo mau jdi bagus kita hrs gunakan utk hal2 yg positif

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo, maaf nih lama balesnya, aku ada jadwal sendiri buat balesin komentar, jangan lupa follow blog ini ya :D

      Hapus
  22. Iya banget. Terutama teman teman di Facebook,gampang banget nge-share berita negatif dan masuk ke ranah hoax. Soalnya buatku kadang mereka itu latah. Main sebar sebar aja tanpa menelaah lebih dulu. Sepertinya masih banyak netizen Indonesia yang perlu diedukasi soal ini ya.

    BalasHapus
  23. Yang jadi masalah selama ini kan, masih banyak kaum sumbu pendek yang udah kebawa emosi duluan, ketika membaca sebuah berita yang kebetulan menggunakan bahasa provokatif, dan ternyata itu HOAX, maka si orang itu langsung saja menyebarkan berita itu disemua akun media sosialnya (apalagi ditambah dengan caption-caption yang semakin memprovokatif), dan semakin parahnya lagi, kalau teman-temannya juga adalah kaum sumbu pendek.

    Kiamatlah dunia.

    Yang lo paparkan diatas itu bener banget. Kita mesti cek dulu kebenarannya. Biasanya SIMPEL sekali mengenali berita hoax atau tidak. Tau clickbait tidak? Clickbait itu adalah judul berita yang terlalu lebay, untuk mensugesti pembaca agar mau membaca berita tsb yang ternyata OOT atau HOAX.

    Contoh clickbait xialan itu seperti

    "Ini alasan Ahok memaki ibu miskin ini"
    "GEGER! Tanda-tanda kiamat ini sudah semakin dekat, ini kata Ahli Indonesia"
    "Beginilah reaksi mengejutkan dari Isyana Sarasvati saat akhirnya jadian dengan Pieyter Mardi"

    *berita yang terakhir sudah fix hoax.

    BalasHapus
  24. Nah, betul banget tuh. Jadi bagi kita yang sudah tau jangan malah ikut2an nyebar hoax. Kita share aja hal2 positif di sosial media.

    Paling banyak share begituan sih di pesbuk deh. Suka kesel liatnya. Hmmm

    BalasHapus
  25. benar sekali, beberapa tahun belakangan ini emang lagi parah banget berita2 hoax nya. bukan cuma sumbernya gak jelas, tapi.. beritanya itu bisa memecah belah bangsa. yang lebih bikin gagal paham lagi, ternyat amasih banyak orang yang bisa terprovokasi dengan berita2 itu.

    BalasHapus
  26. Kesel banget kalo banyak berita hoax di internet, apalagi yg nyebar di grup WhatsApp. Bokap gue salah satu orang yg suka nyebarin info hoax juga sih, cuma gara-gara infonya terlihat menolong. Padahal udah dikasih tau jangan suka nyebar-nyebar info dari internet soalnya banyak bohongnya, eh masih ada disebarr..

    BalasHapus
  27. Hoax di Youtube mungkin berbentuk clickbait, tapi hoax di dunia blogger mungkin lebih ke Judul yang memakai embel "JOMBLO WAJIB BACA!" atau "NOMOR 4 SANGAT MENGERIKAN!" Oleh sebab itu, koran mungkin menjadi pelarian kembali untuk membaca berita~

    BalasHapus
  28. Setuju banget..
    Sekarang ini kita harus pintar-pintar untuk memilah berita..
    Ngak boleh asal ngeshare sembarangan..
    Kalau saya sih ya, hanya baca berita dari situs2 besar yg terpercaya..

    BalasHapus
  29. Udah dari jaman HP nokia 3315 berita hoax udah nyebar kemana-mana.
    Kalau dulu pas SMP ada tuh berita hoax soal anak durhaka yang dikutuk jadi ikan pari. Dulu mah belom tahu apa-apa ya percaya aja, eh sekarang udah mulai melek gini baru sadar, itu HOAX!
    Sayangnya masih banyak masyarakat kita yang masih tipe-tipe kopi paste, penting beritanya menarik sebarin aja, tanpa memperhatikan aspek2 yang kamu sebutkan tadi.

    BalasHapus
  30. Yang gue resahkan adalah jika ada peristiwa yang belum beres, kemudian timbulah hoax yang nyebar terus menerus tanpa ada penjelasan pihak terkait. Yang bener bisa jadi salah, atau juga sebaliknya yang salah jadi bener. Hal tersebut akan terus teringat oleh netizen dan akan menjadi sesuatu hal yang sulit untuk dirubah. Nice post.

    BalasHapus