Ospek - Asdita Prasetya

Ospek

Pesta 2015 ( Ospek Universitas Islam Indonesia )

Dua minggu kemarin adalah minggu yang paling sibuk nggak sempet buat nulis diblog, sibuk sesibuk sibuknya pokoknyalah dimulai dari menyiapkan untuk pindahan ke kota yang bakal gue tempati untuk beberapa tahun kedepan lalu disusul dengan ospek universitas lalu ditambah lagi dengan ospek fakultas, tetapi dengan kesibukan itu gue jadi punya banyak pengalaman baru, nyari barang sendiri buat ngelengkapi kamar kost adalah salah satunya.

Kemarin gue baru aja mengalami kejadian yang paling besejarah dihidup gue dan para mahasiswa baru lainnya, untuk mahasiswa baru mungkin udah pada tau apa kejadian yang paling bersejarah ini. Ospek. Iya benar sekali ospek, ajang mengenalan kehidupan kampus, penyesuaian masa transisi dari SMA ke Universitas, ajang cari teman dan bahkan bisa jadi ajang cari jodoh.

Ospek untuk mahasiswa baru Univesitas Islam Indonesia dinamakan Pesona Taaruf atau nama bekennya PESTA, tahun ini 5000 an lebih mahasiswa baru dibagi menjadi lebih dari 60 kelompok yang dipilih secara acak dari berbagai fakultas, satu kelompok terdiri dari sekitar 57 orang, jadi kelompok inilah yang menemani gue selama 3 hari.


Jamaah 30 : aku yang mana hayo ?

Hari pertama adalah hari dimana kita jaamaah 30 dipertemukan untuk pertamakalinya, dihari pertama agendanya adalah saling berkenalan dengan semua anggota jamaah dan membuat atribut untuk ospek untuk besok, dihari pertama semua masih terasa canggung, adayang malu kucing buat kenalan dan adajuga yang sangat antusias untuk berkenalan, kalo gue sendiri tipe orang yang suka bekenalan dengan orang lain, seperti yang udah gue katakan hari pertama jamaah 30 masih terasa canggung, obrolan kita Cuma berisi pertanyaan “ kamu asal mana ? “, “ kost dimana ?”, “ ohh daerah itu ya, yang terkenal dengan wisatanya itu “, “ kalo di daerahmu makanan apa yang paling enak “, “ wah ternyata kita satu kota “.

Hari kedua merupakan ospek yang sesunguhnya, para mahasiswa baru sudah harus ada di kampus pukul 6 pagi, dihari kedua acaranya dalah pembukaan PESTA 2015, talkshow, pentas kreasi UKM. Nahh dihari kedua obrolan kita sudah tidak canggung lagi, tetapi masih ada beberapa temen yang tidak mudah berbaur, nah disinilah tugas wali jamaah untuk membuat kita saling berbaur, wali jamaah terdiri dari 2 kakak senior cwe dan cwo, tugas mereka adalah untuk membantu kita agar saling mengenal satu sama laiin dan menemani kita selama ospek berlangsung.

Hari ketiga inilah acara puncak PESTA 2015, sama seperti dihari kedua kita sudah harus ada di kampus pukul 6, dihari ketiga diisi dengan talkshow dan pengenalan lembaga yang ada di Universitas Islam Indonesia, acara puncak PESTA 2015 adalah ketika pembacaan sumpah dengan lilin sekaligus sebagai acara penutup, dihari terahir kita sudah tidak canggung lagi dengan temen sejamaah, semuanya sudah menjadi teman, dan berkan ospek ini gue bisa kenal banyak orang dengan berbagai sifat dari berbagai penjuru Indonesia.

Malam puncak PESTA 2015 - Ospek Universitas Islam Indonesia

Malam puncak PESTA 2015 - Ospek Universitas Islam Indonesia

Malam puncak PESTA 2015 - Ospek Universitas Islam Indonesia


Tak kenal maka taaruf. 

17 komentar

  1. Bagus nih, ospek kayak gini, ga pake siksa-siksaan...
    Hapuskan perploncoan dari bumi nusantara!

    BalasHapus
  2. Ospeknya keren ya, ada kata taarufnya, jamaah. Tapi ospek seperti ini sih yang keren gak yang menyiksa juniornya.

    Haduh baca ginian jadi gak sabar pingin segera kuliah..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener bro malahan kita bisa kenal sama senior kita

      Hapus
  3. ah gw seneng yg ginian, gak ribet, tapi mengena,,,,oya ada semacam games atau kegiatan nggak bro? rasanya kok cuman pengenalan ukm, organisasi, dan lembaga kampus? oya UII jogja ya?

    BalasHapus
  4. Beuh, taaruf. Kece banget istilahnya. Mungkin karena itu universitas islam juga, jadi dipake istilah dalam islam. OSPEK ternyata nggak seseram yang gue baca di internet, ya. Ada juga ospek yang bermanfaat kayak gini

    BalasHapus
  5. AAAAAAA, lucu banget namanya PESONA TAARUF, weleeeeh...
    Nama kelompoknya juga jamaah. beda banget pas aku ospek fakultas namanya pake nama ilmiah bunga-bunga, hahaha

    Eh, itu yang pas lilin - lilin aku gemes banget.
    kok so sweeeet gitu ya .__.

    BalasHapus
  6. ospeknya keren nih.. kagak kayak ospek dikampus gue yg penuh siksaan dan perploncoan..
    btw, apa cuma gue doang yg mantengin foto-fotonya dengan seksama, soalnya banyak cewek cantiknya. :3 hahahahha

    BalasHapus
  7. kayaknya baru ini saya baca tentang ospek yang gk bikin atribbut aneh sampe di siksa oleh senior

    wajar sih. ini universitas isalam.

    tapi asli keren nih. jadi selama ospek kegiatannya ngumpl saling sama, lihat pentas dan acara dari penyelenggara terus pulang ya

    BalasHapus
  8. keren ospeknya, nama ospeknya keren, pesona taaruf. Pastinya dapet berbagai pengalaman baru itu yang penting. Sepertinya ospeknya berjalan dengan aman dan tertib, dan tidak menggunakan kekerasan. Biasanya senioritas itu yang menyebalkan

    BalasHapus
  9. Taaruf, berasa kaya perjodohan aja hehehe

    Di tempat kostku banyak maba, duh bikin pusing aja soalnya pada berisik dari subuh sampe subuh. Iya sih lagi pada masa-masanya sibuk, tapi gak sehebring itu juga kali *curhat*

    Good luck ya buat kuliahnya, ospek itu baru awal, ntar kesibukannya bisa berkali-kali liat hohoho

    BalasHapus
  10. Seru nih ospeknya, gak ada rusuh-rusuhnya sama sekali. :))

    BalasHapus
  11. Boleh nih harus dicontoh universitas lain! :D
    -jevonlevin.com

    BalasHapus
  12. Yak ilah. Di tempat gue mana ada kayak gini. Kok kalian seru :'))

    BalasHapus
  13. Ospek ditempak gue malah dikasih nasi kotak 2 kali....
    Siapa coba yang salah kalau kayak gini?
    Hahaha

    BalasHapus
  14. Yang seperti ini yang sedap dibaca. Nggak seperti ospek senior killer. Semoga smkin maju saja ya pendidikan di Negeri ini

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus